LINE BERITA TERKINI

BERITA TERKINI, BERITA TERUPDATE, BERITA TERBARU

 

Keluarga Berasal dari Boyolali, Jokowi Tersinggung Ucapan Prabowo?

Jakarta – Pernyataan calon presiden Prabowo Subianto tentang “tampang Boyolali” tengah menjadi polemik. Terkait hal itu, Presiden Joko Widodo atau Jokowi, membenarkan bahwa keluarganya berasal dari Boyolali.

“Iya (dari Boyolali),” kata Jokowi usai memberikan arahan dalam acara pembukaan pembekalan calon anggota legislatif DPR RI partai Hanura, di Ballroom Hotel Discovery, Jakarta Utara, Rabu 7 November 2018.

Picu Demonstrasi

Menurut Prabowo, pernyataannya disampaikan dalam pertemuan bersama kader partai pendukung. Jumlah peserta tak lebih dari 400 orang.

Pernyataan Prabowo memantik demonstrasi di Boyolali. Menurut Prabowo, reaksi yang didapatnya berlebihan.

APBN untuk Rakyat

Jokowi juga ingin agar seluruh Caleg DPR RI dari Partai Hanura bisa mengingatkan kepada rakyat soal Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialihkan besar-besaran untuk rakyat.

“Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, Program Keluarga Harapan sudah kita berikan banyak sekali. Kartu Indonesia Sehat yang PBI itu sudah 96 juta, kalau totalnya untuk BPJS sudah 190-an juta. Kemudian Kartu Indonesia Pintar yang sudah kita berikan itu kurang lebih 19 juta, diberikan kepada anak-anak dari keluarga yang tidak mampu. Kemudian Program Keluarga Harapan diberikan Rp 1.890.000 itu sudah enam juta,” jelas Jokowi.

Ia pun berjanji akan menambah anggaran tersebut untuk rakyat pada tahun depan menjadi Rp 10 juta. Terlebih untuk dana desa sendiri setiap tahunnya selalu bertambah.

“Tahun depan akan ditambah menjadi Rp 10 juta. Kemudian dana desa tahun 2015 Rp 20 triliun, 2016 Rp 47 triliun, 2017 Rp 60 triliun, 2018 Rp 60 triliun, tahun depan Rp 70 triliun. Jadi sampai tahun ini saja sudah Rp 187 triliun, ini tolong juga kalau pas bertemu dengan rakyat ini diingatkan,” Jokowi berjanji.

Selain itu, dana untuk infrastruktur sendiri diakuinya sudah mengeluarkan dengan nominal yang sangat besar. Terlebih ia telah menggelontorkan anggaran ke daerah-daerah sebesar Rp 187 triliun.

“Berapa anggaran uang yang telah tergelontorkan ke daerah terutama ke desa-desa itu sudah Rp 187 triliun sampai 2018. Kemudian untuk infrastruktur ini juga besar sekali, jumlahnya, saya udah enggak bisa ngitung,” ujarnya.

“Tapi tahun ini, tahun depan setahun kurang lebih Rp 400 triliun, itu jumlah yang meloncat sangat besar sekali. Jumlah yang penting dan harus kita sampaikan kepada rakyat apa yang telah kita kerjakan apa yang telah kita lakukan,” sambungnya.

Share
Updated: November 8, 2018 — 6:46 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LINE BERITA TERKINI © 2018 Frontier Theme